Rabu, 19 Maret 2014

TODAY NEWS

YAMAHA TAK IJINKAN LORENZO JAJAL KELAS TERBUKA !!

Jorge Lorenzo Guerrero (Foto: MotoGP.com)
Jorge Lorenzo Guerrero (Foto: MotoGP.com)

LOSAIL – Peta persaingan musim 2014 diperkirakan Jorge Lorenzo bakal bertambah sengit. Pasalnya tidak hanya duo Repsol Honda yang akan jadi rivalnya, tapi juga adanya potensi ancaman dari Aleix Espargar√≥ di tim Forward Racing yang dipasok mesin kelas terbuka YZR-M1.
 
Lorenzo menilai spec mesin kelas terbuka ini akan punya keuntungannya sendiri di mana selain diperbolehkan menggunakan ban Bridgestone ekstra soft, bahan bakarnya pun empat liter lebih banyak dari tim-tim pabrikan.
 
Tentu untuk mengetahui bagaimana mengatasinya, Lorenzo harus tahu “isi perut” lawan, yakni dengan cara menjajal motor kelas terbuka itu. Sedianya bisa saja Lorenzo meminta bantuan Yamaha, tapi sayangnya Lorenzo tak mendapat lampu hijau.
 
“Saya ingin mengetesnya (Open-spec YZR-M1), tapi Yamaha tak mengizinkan saya mencobanaya karena sudah jelas bahwa mereka ingin bersaing dengan motor-motor pabrikan. Jika mereka bersaing, itu artinya tidak boleh mencoba motor kelas terbuka,” beber Lorenzo kepada MCN, Kamis (20/3/2014).
 
“Saya pikir saat ini kelas terbuka punya potensi lebih, tapi saya pembalap Yamaha dan saya membalap dengan motor yang mereka tentukan. Saya akan memberikan 100 persen dengan ketentuan itu. Kami sudah berbicara tentang ini dan Yamaha memutuskan untuk tetap di (kategori) pabrikan,” lanjutnya.
 
Tapi terlepas dari gelagat ke-ngiri-an joki Spanyol ini, setidaknya motor pabrikannya juga tak kalah punya beberapa progres yang positif, baik terkait mesin, elektronik dan terutama seamless gearbox yang dinilainya sudah bisa diandalkan.
 
“Motor saya dengan perubahan baru cukup mengalami perkembangan yang baik dan kami memecahkan sedikit masalah pada mesin dan memperbaiki elektronik guna meredakan agresivitas saat start,” sambung pembalap berjuluk X-Fuera ini.
 
“Sekarang responsnya lebih halus dari awal tes di Malaysia lalu dan kami juga bisa mengandalkan seamless gearbox kami yang sudah komplet dan itu menjadi kabar yang bagus buat kami,” tutup Lorenzo.

PENDAPAT SAYA : 
saya setuju dengan YAMAHA karena motor YAMAHA tak kalah saing dengan motor motor yang ada di kelas terbuka .
 dengan tampilan baru, cukup mengalami perkembanganyang baik dan YAMAHA memecahkan sedikit masalah pada mesin dan memperbaiki elektronik guna meredakan agresivitas saat start . 

Selasa, 18 Februari 2014

GUNUNG KELUD MELETUS

GUNUNG KELUD MELETUS
Warga Blitar Dikejutkan Aroma Lahar Dingin Kelud

Polisi memantau zona 4 km dari puncak Gunung Kelud di wilayah Karangrejo, Garum, Blitar, Jawa Timur, Senin (17/2/2014). Kali Putih merupakan akses langsung aliran lahar yang membawa material letusan Gunung Kelud. (JIBI/Solopos/Antara/Sahlan Kurniawan)Polisi memantau zona 4 km dari puncak Gunung Kelud di wilayah Karangrejo, Garum, Blitar, Jawa Timur, Senin (17/2/2014). Kali Putih merupakan akses langsung aliran lahar yang membawa material letusan Gunung Kelud. (JIBI/Solopos/Antara/Sahlan Kurniawan)
Solopos.com, BLITAR — Lahar dingin Gunung Kelud yang Kamis (13/2/2014) lalu erupsi meluap dan meluber ke wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (18/2/2014). Warga Blitar di selatan gunung itu, seperti warga Kecamatan Talun, Gandusari dan Wlingi pun dikejutkan aroma belerang yang menyeruak hingga permukiman Selasa malam.
Berdasarkan pantauan Kantor Berita Antara di Kali Lekso dan Kali Semutyang melintasi wilayah Kecamatan Wlingi, serta Kali Jari dan tanggul lahar Kali Putih daerah Sumberejo, Kecamatan Talun, hingga pukul 21.00 WIB tak terjadi luapan banjir lahar tersebut di wilayah Blitar. Padahal luapan lahar dingin di Kali Konto, Kabupaten Kediri, dilaporkan meninggi hingga mendekati badan jalan di sekitar jembatan utama penghubung Kediri-Malang, sehingga aparat keamanan pun sempat menutup arus lalu lintas dengan dialihkan ke jalur lain.
Banjir lahar menyusul hujan deras tersebut dilaporkan juga mengalir ke Kali Lekso dan Kali Putih, sehingga warga di daerah hilir Kecamatan Wlingi, Gandusari dan Talun segera mengantisipasinya. “Laporan dari warga Krisik (hulu Kali Lekso, red), sejak petang tadi sudah terjadi aliran lahar. Kalau itu benar, tentu beberapa jam kemudian aliran lahar tersebut sampai Wlingi,” ujar Jamil, warga yang tengah mengecek ke Kali Lekso.
Berdasatkan pantauan wartawan, aliran air Kali Lekso terlihat sedikit meningkat dengan warna keruh, namun oleh warga hal itu dianggap sebagai biasa, sama seperti saat terjadi hujan di hulu. Sementara aliran air di Kali Semut dan Kali Jari, masih cukup jernih walau arusnya sedikit membesar dari biasanya.
Sedangkan warga Sumberejo di bawah tanggul lahar Kali Putih Sumberagung, menyatakan banjir lahar belum sampai daerah tersebut. “Di hulu Sumber Agung kabarnya sudah ada aliran lahar, tapi di sini masih biasa saja, normal, aman,” kata Tarminingsih, warga Sumberejo.
“Saya segera ke Gandusari menemani ibu di Sukosewu, karena khawatir luapan lahar membesar. Alhamdulillah sampai malam ini aman,” kata Ninik, seorang guru yang tinggal Kaweron, hilir Kali Jari dan Kali Semut.
Meskipun kondisi aman, Posko Bencana di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar di Jalan Bromo, Wlingi, tetap siaga 24 jam, mengantisipasi dampak letusan Gunung Kelud yang terjadi Kamis malam lalu.

Selasa, 14 Januari 2014

Temen-temen .. 
ini profil sekolah ku ,, ya maaf kalo emang cuma copas , tapi sininya udah berusaha carii .. 

aku sekolah di sekolah katolik , yaa walau pun sekolah katolik tapi di sini kami pun memiliki berbagai teman dari berbagai macam agama , yaa pasti sudah tau tentunya , 
walau berbada latar belakang, suku, agama, dan yaa kecerdasan otak pula tapi kami berteman dengan baik di sini , kami berusaha bermain, bergaul dengan siapa pu (karna di sekolah kami pun di ajarkan supaya kami tidak pilih-pilih teman ) 


ini gambar-gambarnya 


ini lapangan basketnya saat di pakai untuk 17an


ini laboratorium IPA-nya aku paling suka temapt ini karna di sini aku bisa mengenal tentang alam sekitar 



dan ini dia LOGO dari SMP PIUS BAKTI UTAMA GOMBONG  ...taadaaaa :D




ini tentang SMP PIUS BAKTI UTAMA GOMBONG tempat aku dan teman-teman ku menuntut ilmu, dan meraih masa depan yang cerah .. :)

SEJARAH
  • Berdiri                         : 1 Agustus 1954
    Sejarah Singkat Sekolah          :
    1.      Latar Belakang
    Keberadaan SMP Pius sampai saat ini tidak terlepas dari jasa para suster kongregasi Amal Kasih Darah Mulia (ADM). Para suster ADM inilah sebenarnya yang meletakkan embrio dan mengelola SMP Pius Bakti Utama hingga saat ini dan tetep diterima masyarakat Gombong dan sekitarnya.
    Pendirian SMP Pius Bakti Utama Gombong bermula dari datangnya tiga orang suster ADM di Gombong pada tahun 1952. Beliau adalah Sr. Romana ADM, Sr. Hieronyma ADM, dan Sr. Philotea ADM.
    Semula beliau diserahi untuk mengelola Sekolah Rakyat Bhakti Mulia dan TK yang sudah ada pada waktu itu. Namun, melihat kenyataan bahwa saat itu di Gombong baru berdiri beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) lalu para suster tersebut pada tanggal 1 Agustus 1954 bertekad mendirikan sekolah menengah. Sekolah tersebut diberi nama SMP Pius. Pada tahun 1983, karena ada perubahan pengelola, SMP Pius berganti nama menjadi SMP Pius Bakti Utama Gombong hingga sekarang.
    2.      Perkembangan SMP Pius
    A.    Periode tahun 1954 – 1959
    Perjalanan SMP Pius diawali dengan keadaan yang serba minim. Gedung Sekolah yang digunakan masih menginduk / mendompleng SR Bhakti Mulia di Jalan Gajah Nguling (Jalan Kartini) yang sekarang digunakan sebagai RSU Palang Biru Gombong. Kelas yang dibuka pun hanya satu karena jumlah siswanya baru 29 anak. Sekolah yang masih baru ini diasuh oleh tiga orang guru, yaitu :
    -          Sr. Hieronyma ADM (Kepala Sekolah merangkap guru)
    -          Bapak AYS Latong (Guru)
    -          Ibu Wiryati / Sr. Regina  (Guru)
    Memasuki tahun ke-2, SMP Pius mulai tampak perkembangannya. Pada tahun pelajaran 1955 jumlah murid yang diterima meningkat menjadi 76, sehingga jumlah siswa menjadi 110. Sejalan dengan bertambahnya jumlah siswa, sekolah menambah tiga tenaga guru yaitu Ibu D. Suyani, Bapak Wasito, Bapak Rob. Sudarman Sastroprayitno. Perkembangan sekolah yang cukup baik, mendorong suster ADM berusaha membangun gedung sekolah.
    Pada tahun pelajaran 1956/1957 SMP Pius sudah berhasil memiliki gedung sekolah sendiri di jalan Cokro (sekarang Susteran) meskipun sederhana. Gedung baru tersebut terdiri dari enam ruang kelas, tempat sepeda, dan kamar kecil. Seiring dengan jumlah murid yang terus bertambah, pada tahun pelajaran ini, sekolah menambah satu tenaga guru yaitu Sr. Yosephine ADM.
    Tahun 1957 merupakan tahun yang cukup bersejarah karena pada tahun itu untuk pertama kalinya SMP Pius meluluskan siswanya. Sayang, hasil yang dicapai belum memuaskan. Dari tiga puluh peserta ujian ternyata hanya lima siswa yang berhasil lulus. Kenyataan pahit tersebut merupakan pukulan yang cukup berat bagi para guru. Meskipun demikian, peristiwa itu tidak membuat semangat pada pengasuh luntur. Peristiwa tersebut justru menjadi pelecut para guru untuk meningkatkan kualitas sekolah. Salah satu usaha yang dilakukan sekolah pada waktu itu adalah dengan menambah tenaga pengajar, yaitu:
    -          FX. Sumeri
    -          C. Supangat Siswopranoto
    -          SY. Sudarman Notoatmodjo
    -          ML. Subiyatmi
    -          MR. Sudarinah
    -          MA. Sari Sukapti
    Usaha keras guru dan siswa ternyata tidak sia-sia. Hal ini terbukti dengan berhasilnya SMP Pius pada tahun 1958 menduduki peringkat ke-2 sekota Gombong dalam meluluskan siswa setelah SMP Negeri Gombong. Sedangkan pada tahun 1959, SMP Pius yang belum lama lahir telah mencapai prosentase kelulusan 100%.
    B.    Perkembangan Sekolah Tahun 1960-1994
    Pada tahun 1960, SMP Pius sudah mulai memasuki babak baru dalam perkembangannya. SMP Pius mulai mantap menunjukkan eksistensinya di dunia pendidikan pada masyarakat sekitar. Hal ini dapat dilihat diantaranya dari jumlah siswa dan prosentase kelulusan yang dicapai sekolah dari tahun ke tahun yang terus meningkat, kelengkapan sarana pendidikan yang semakin memadai serta perubahan  status sekolah dari “Berbantuan” menjadi berstatus “Disamakan”.
    3.      Ketenagakerjaan
    a.     Kepala Sekolah
    Selama kurun waktu tahun 1954 sampai tahun 2004 SMP Pius mengalami tujuh kali pergantian Kepala Sekolah dengan urutan sebagai berikut :
    -          Sr. Hieronyma ADM (tahun 1954 – 1963)
    -          Sr. Yosephine ADM (tahun 1963 – 1968) (almh)
    -          Sr. Alberta ADM (tahun 1968 – 1970)
    -          Sr. Yosephine ADM (tahun 1971 – 1975) (almh)
    -          S. Y. Sudarman Notoatmodjo (1967 – 1996) (alm)
    -          FX. Sugijanto (1996 – 2000)
    -          Enggar Rochmiadi, S.Pd (2000 – sekarang)
    b.    Guru yang pernah berkarya di SMP Pius Bakti Utama Gombong
    -          H. Daliman
    -          Lie Liang Kwie
    -          Marc. Sia Tju Kiok
    -          Sr. Alberta ADM (almh)
    -          Tukidjah
    -          Chr. Widayati
    -          S. Suparlann
    -          Sudiasih
    -          Sr. Klara Haryati ADM
    -          FX. Joko Suryadi
    -          Sr. Florentina ADM
    -          Sr. Rita Sukarti ADM
    -          Mursilah
    -          Dwi Ani Hendrawati
    -          C. Supriyati
    -          Endang Setyaningsih
    -          A.M. Endang Mundi Astuti P.
    -          Muhyidin
    -          Sugijanto
    -          An. Mujiwati
    -          Sr. C. Tri Wahyuni ADM (almh)
    -          Sr. Anastasia Darmini ADM
    -          Ariani Puji Hartati
    -          G.M. Permata Agustina
    -          Parkiyat
    -          Sr. Herwida Sukmanajati ADM
    -          Sr. Agatha Ngatirah ADM       
    -          Ros. Ardiningsih
    -          L. Parlan
    -          C. Winarni
    -          Yuni Winanti
    -          Riana Sih Dewanti
    -          Ag. Darpo Sumarlono
    -          S.Y. Sudarman Notoatmojo (alm)
    -          D. Suyani (almh)
    -          C. Supangat (alm)
    -          R. Sudarman (alm)
    -          Al. Haryatmo
    -          AR. Warnoto
    -          Trias Indriati
    -          K. Valentina Handayani
    -          Teguh Triwarsana
    -          FX. Sugijanto
    -          Sr. Elisa ADM
    -          Yohanes Is Suharsaya 
    c.     Karyawan yang pernah berkarya di SMP Pius Bakti Utama Gombong
    -          Slamet San Pawiro
    -          Y. Suryono
    -          Sr. Lidwina ADM
    -          Sr. Yohana ADM
    -          Sr. Yustina ADM
    -          Ag. Karyotaruno
    -          Bernadetta Baryati
    4.      Perkembangan sekolah Tahun 1994 – saat ini
    Pada kurun waktu sepuluh tahun ini merupakan masa yang penuh  perjuangan dan tantangan. Pemerintah terus menerus memperhatikan dan meningkatkan pendidikan di sekolah negeri baik sarana prasarana, kualitas pendidikan maupun peningkatan kesejahteraan bagi guru-guru dan karyawan yang sangat tinggi.
    Sekolah swasta manapun sangat sulit mengimbangi kebijakan pemerintah tersebut. Sumber dana utama sekolah swasta hanyalah dari orang tua siswa. Sekolah tidak mungkin akan membebani biaya pendidikan yang sangat tinggi kepada orang tua siswa.
    Namun, keadaan ini tidak menyurutkan langkah para guru, karyawan maupun Yayasan untuk tetap mempertahankan dan mengembangkan SMP Pius Bakti Utama Gombong.
    Dengan langkah yang tertatih-tatih, pengabdian yang tulus dan rasa persaudaraan yang erat, sekolah terus menerus berbenah diri, menyatukan langkah untuk menuju sekolah  yang berkembang. ?Dan berkat Rahmat bimbingan Ilahi lewat uluran tangan berbagai pihak, perkembangan itu sudah mulai nampak bersinar. Tampak terlihat dari penambahan jumlah siswa, peningkatan sarana-prasarana dan juga peningkatan kesejahteraan bagi guru dan karyawan. 
    sekalian promosiin sekolah buat adek-adek kelas 6 :) 
    daftar sini ya dek di sini asiikkk loohh gurunya juga baik+lucu-lucu  (kalo yang baca anak SD)sekian dari sya walau copas tapi saya berusaha mencari data dan mendapat nilai maximal ..